Badminton Ganda Campuran Indonesia Gagal di Australia Open 2017

Published on October 10th, 2017 | by author

0

Ganda Campuran Indonesia Gagal di Australia Open 2017

Pasangan ganda campuran Indonesia dari Praveen Jordan dan Debby Susanto telah gagal membawa pulang medali Australia Terbuka 2017. Keduanya harus puas dengan posisi runner-up setelah membungkam lawan mereka dari China Zheng Siwei dan Chen Qingchen melalui set karet 21 -18, 14-21 dan 17-21.

Pasangan Praveen / Debby berhasil mencuri game pertama setelah kehilangan 3-9 poin awal dan memastikannya dengan 21-18. Tapi saat situasi yang sama menampakkan diri pada pasangan Indonesia di game kedua, saat mereka unggul 10-3. Mereka gagal menunjukkan ketekunan sehingga lawan-lawan China mereka berhasil tidak hanya naik level tapi juga meraih kemenangan 14-21. .

“Kami tidak sabar dan mengabaikan kekuatan lawan. Itu fatal, tapi kami belajar pelajaran kami dan akan mencoba untuk tidak terjebak dalam kesalahan yang sama dalam pertandingan berikut, “kata Praveen kepada badmintonindonesia.org.

Sebelumnya, pasangan ganda putra Hendra Setiawan (Indonesia) dan Tan Boon Heong (Malaysia) juga membungkam lawan Jepang mereka, Takeshi Kamura dan Keigo Sonoda dengan dua set langsung 17-21 dan 19-21 di babak final.

Kontingen Indonesia pulang dengan tidak ada membawa satu pun gelar dari turnamen tersebut. Ini merupakan penuurunan yang terus terjadi pada dunia Badminton Indonesia.

Penurunan prestasi Bulu Tangkis Indonesia di kancah Internasional

Pada beberapa tahun terakhir, PBSI(Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia) mendapatkan banyak kritik. Kritikan demi kritikan terus terjadi lantaran Indonesia tidak superior seperti dahulu. Para atlit bulu tangkis Indonesia dianggap mengalami berbagai penurunan.

PBSI sebagai lembaga tertinggi bulu tangkis nasional diharap dapat meningkatkan kembali prestasi Indonesia pada kancah dunia. Ini tentunya memang wewenang PBSI, namun ini menjadi tanggung jawab bersama sehingga pada tahun-tahun mendatang, Indonesia kembali menjadi yang paling ditakuti.

Tags: , ,


About the Author



Comments are closed.

Back to Top ↑