Sepakbola Pernyataan Kontroversial ala Edy Rahmayadi

Published on November 27th, 2018 | by author

0

Pernyataan Kontroversial ala Edy Rahmayadi

Sepakbola nasional mendapat banyak kritikan dari masyarakat Indonesia terkait hasil negatif yang diraih oleh Timnas di AFF 2018 lalu. Indonesia bukan hanya gagal ke semi final turnamen tersebut, Timnas bahkan dinilai bermain sangat buruk hingga akhirnya membuat banyak kekecewaan bagi para supoerter Indonesia.

Kegagalaln ini mau tak mau membuat PSSI mendapatkan sorotan tajam. Salah satu sorotan tajam tentu adalah kinerja Ketua Umum(Ketum) PSSI Edy Rahmayadi yang dinilai tidak maksimal karena disebabkan rangkap jabatan.

Seperti yang diketahui, Edy Rahmayadi saat ini menjabat sebagai Ketum PSSI dan belum lama ini menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara. Dengan 2 jabatan penting tersebut, peran Edy dinilai tidak maksimal khususnya sebagai Ketum PSSI yang banyak mendapatkan banyak kritik.

Tagar #EdyOut di Twitter dan sosial media lainnya tak jarang sering terdengar sebagai bentuk protes dan menuntut Edy mundur sebagai Ketum PSSI dan lebih fokus ke Sumatera Utara yang merupakan daerah yang dipimpinnya saat ini.

Mendapatkan banyak kritikan terkait kinerja di PSSI, Edy Rahmayadi bukannya gentar bahkan tak jarang mengeluarkan pernyataan kontroversial seperti baru-baru ini yang mengaitkan prestasi Timnas dengan pemberitaan media. Berikut pernyataan kontroversial ala Edy Rahmayadi terkait PSSI.

#1. Wartawan baik prestasi Timnas juga baik

Saat dimintai pendapatnya tentang kegagalan Timnas di AFF 2018 lalu, bukannya memberikan kejelasan РEdy justru melontarkan kalimat yang terbilang absurd. Ia berkomenar jika saja wartawan/media bekerja dengan baik, maka prestasi Timnas juga akan membaik. Komentar kontroversial ini tak pelak membuatnya menjadi bully-an di internet.

Kinerja wartawan dan Timnas tentu merupakan hal yang berbeda dan komentar Edy terkait hal ini sangat disayangkan sejumlah pihak yang terkesan tidak jelas dan sembarangan beragumen.

#2. Perbandingan atlet dan penduduk sebabkan tawuran suporter

Beberapa waktu lalu, sepakbola Indonesia kembali menelan korban. Haringga yang merupakan suporter Persija Jakarta harus meregang nyawa ketika ingin menonton tim kesayangannya di Bandung. Insiden ricuh antar suporter ini bukan hanya sekali dua kali terjadi, dan PSSI dalam hal ini diminta mencari solusi terkait kejadian serupa.

Edy Rahmayadi yang merupakan Ketum PSSI tersebut akhirnya diundang dalam sebuah forum televisi. Ia menyinggung bahwa perbandingan atlet di Indonesia dengan jumlah penduduk menjadi penyebab terjadinya tawuranan antar supoerter. Lagi-lagi pernyataan Edy membuat dirinya menjadi bahan ledekan di dunia maya.

#3. Apa hak Anda menanyakan itu?!

Masih di kasus kematian suporter Jakarta, Haringga. Edy saat itu diwawancarai secara interaktif melalui video conference Kompas TV. Saat pembawa berita menanyakan apakah kinerja PSSI tidak maksimal dan memberatkannya lantaran menjadi Gubernur Sumatera Utara saat ini, Edy justru mengatakan “Apa hak Anda menyakan itu, bukan hak Anda juga bertanya seperti itu”.

Begitulah kalimat yang kurang lebih disampaikan oleh Edy saat dilemparkan pertanyaan menyinggung rangkap jabatannya saat ini. Ini juga membuat dunia maya secara masif mem-bully mantan Jenderal tersebut.

Tags: ,


About the Author



Comments are closed.

Back to Top ↑
  • Categories